
Halo teman-teman,
Pernah nggak kamu merasa sudah keluar biaya besar buat iklan, tapi hasilnya belum sesuai harapan?
Tenang, kamu nggak sendiri. Faktanya, 80% orang yang pertama kali melihat iklan jarang langsung beli.
Di sinilah retargeting berperan penting.
Retargeting adalah strategi untuk menampilkan iklan kepada orang yang sudah pernah berinteraksi dengan bisnismu — entah pernah klik iklan, buka website, nonton video, atau bahkan tambah produk ke keranjang tapi belum checkout.
Tujuannya sederhana: menyapa lagi orang yang sudah “kenal” bisnismu agar mereka makin yakin untuk beli.
Kenapa Retargeting Itu Wajib Banget
-
Orang Butuh Lebih dari 1 Kontak Sebelum Beli
Menurut riset marketing, butuh rata-rata 5–7 kali paparan sebelum seseorang merasa cukup percaya untuk melakukan pembelian.
Retargeting memastikan mereka nggak lupa dengan brand kamu di tengah gempuran iklan kompetitor. -
Biaya Lebih Efisien
Audiens yang sudah pernah berinteraksi biasanya punya CTR dan ROAS lebih tinggi, karena mereka memang sudah tahu produkmu.
Hasilnya, biaya per konversi jauh lebih rendah dibanding audiens baru (cold audience). -
Bangun Kepercayaan dan Brand Recall
Dengan retargeting, kamu bisa menyampaikan pesan berbeda di setiap tahap — dari edukasi, testimoni, hingga ajakan beli.
Ini membantu audiens merasa lebih familiar, bukan sekadar disuruh “beli sekarang” setiap kali melihat iklan. -
Meningkatkan Konversi dari Trafik yang Sudah Ada
Kamu sudah bayar untuk mendatangkan trafik. Jangan biarkan mereka pergi begitu saja.
Retargeting membuat setiap klik yang sudah terjadi tetap bernilai dan berpotensi jadi penjualan.
Jenis-Jenis Retargeting yang Bisa Kamu Coba
-
Website Visitors Retargeting → Untuk orang yang sudah mampir ke situsmu.
-
Video Viewers Retargeting → Untuk audiens yang sudah menonton videomu.
-
Engagement Retargeting → Untuk yang sudah like, komen, atau share kontenmu.
-
Add to Cart Retargeting → Untuk mereka yang sudah niat beli tapi belum checkout.
Semua ini bisa disusun jadi funnel retargeting bertingkat yang rapi dan efisien.
Kita akan bahas langkah-langkahnya di artikel berikutnya
Ikuti Webinar Digital Marketing 4.0 — Dalami Strategi Retargeting dari Praktisi
Kalau kamu mau belajar langsung cara membangun funnel retargeting yang efektif di Meta Ads, jangan lewatkan Webinar Digital Marketing 4.0 dari Yoshugi Media.




🗓️ Tanggal: Rabu, 29 November 2025
🕘 Waktu: 09.00 – 16.00 WIB
🎯 Topik: Mindset Pebisnis Online, Strategi Meta Ads, Funnel & Closing Otomatis, Scale Up Bisnis Digital
🎁 Fasilitas:
-
Video Recording
-
Buku Panduan + E-Course senilai total Rp 6.000.000
-
Voucher Shopee Rp 50.000
-
E-Certificate
💸 Kuota Terbatas:
100 orang pertama hanya Rp 100.000
Daftar di sini 👉 https://yoshugimedia.com/webinar-meta-ads
Kesimpulan: Retargeting = Mengubah “Mungkin Nanti” Jadi “Beli Sekarang”
Retargeting bukan sekadar strategi lanjutan, tapi tulang punggung konversi di Meta Ads.
Dengan menyentuh kembali audiens yang sudah pernah mengenal brandmu, kamu nggak cuma hemat budget, tapi juga membangun kepercayaan jangka panjang.
Artikel Sebelumnya: Pola Data CTR, CPM, dan ROAS untuk Deteksi Masalah Awal
Kembali ke Home: https://yoshugimedia.com
Nantikan artikel berikutnya: “Cara Membangun Funnel Retargeting yang Efektif di Meta Ads.”
Kita akan bahas step-by-step membentuk funnel retargeting yang bisa bantu kamu ubah calon pembeli pasif jadi pelanggan aktif.


